Memuat...

ala diah

Writing - Afirmation - Sign Analyst - Hidroponic

Saya VS Kutu Kebul

  Yang namanya kutu, dimana-mana tetap menjijikkan. Pun ketika kutu saya temukan di pohon tomat. “Oh, pohon tomat yang sedang banyak buahnya, kenapa engkau yang menjadi korbannya, hiks.” Kutu kebul yang warnanya putih-putih memang senang banget sama pohon tomat dan cabai. Sebenarnya enggak cuma tomat dan cabai saja. Pohon lain seperti mint, kale, dan oregano […]

Baca selengkapnya

Tutorial Hidroponik ala Diah

Setelah banyak permintaaan kepada saya untuk menjelaskan bagaimana cara budidaya hidroponik, dengan malu saya mencoba menjelaskannya he he he. Sebenarnya tutorial bisa sih lihat di youtube, tapi its oke lah saya coba menjelaskannya dengan cara saya. Langkah pertama untuk memulai hidroponik, tentu saja dengan mempersiapkan segala ubo rampenya.  Bahan yang harus disiapkan adalah bibit (of […]

Baca selengkapnya

Antara Hidroponik dan Sehat Lahir Batin

    Ahay…kali ini saya tulis tentang hidroponik ya. Kenapa saya tulis hidroponik? Apa kaitannya dengan afirmasi dan ketenangan diri? Ini yang sebenarnya mau saya bahas. Hidroponik sendiri adalah cara budidaya tanaman tanpa media tanah. Mengapa hidroponik marak? Karena hidroponik bisa ditanam dilahan yang tidak luas. Cara bertanamnya pun mudah banget. Hanya butuh air yang […]

Baca selengkapnya

Stop Baper

Gambar diambil dari www.rumahyatim.org   Subuh pagi, handphone saya sudah berbunyi cetung-cetung. Walah, waktunya ibadah kok sudah main handphone. Tapi entah kenapa ya, saya buka juga. Padahal mau lanjut menghafal Al Qur’an setelah sholat. Duh, ini ujian! Dan ternyata isinya status baper -bawa perasaan- yang bikin melow habis di waktu subuh. Wah cepat-cepat kembali ke Al Qur’an […]

Baca selengkapnya

Malas Ikut Upacara, Kenapa?

“Mah, bolehkah enggak ikut upacara?” Itu permintaan Athiya tadi pagi. “Kenapa, Nak?” Tanya saya. “Aku kan sakit!” Athiya menjawab. Matanya memelas dengan kondisi suara diserak-serakin. “Yang kerasa sakit dimana?” Tanya saya lagi. “Aku kan batuk jadi lemes,” begitu penjelasan Athiya. “Kenapa Athiya enggak mau upacara? capek?  kepanasan?” “Nak, kalo batuk, justru Athiya harus ikut upacara. […]

Baca selengkapnya